Genre
Musik Akustik
Alat musik senar dan tuts yang harmonis. Jelajahi katalog musik akustik berkualitas tinggi kami yang beragam dan filter berdasarkan mood, vokal, panjang, atau BPM untuk menemukan bagian sempurna dari lagu akustik favoritmu. Dengan berlangganan, kamu akan selalu terlindung dari klaim hak cipta. Coba gratis sekarang!
- 3:5963 BPM
- 4:2550 BPM
- 3:4957 BPM
- 4:42135 BPM
- 4:1970 BPM
- 2:35
- 2:32110 BPM
- 3:1572 BPM
- 3:2280 BPM
- 3:05120 BPM
Ingin musik lainnya?
Jelajahi seluruh katalog kami yang berisi 55.000 trek dan lebih dari 250.000 efek suara
Buat akun gratisApa itu musik akustik?
Musik akustik adalah genre yang ditandai dengan penggunaan instrumen yang menghasilkan suara tanpa amplifikasi atau pemrosesan elektronik, biasanya meliputi gitar, piano, dan instrumen dawai. Genre ini mencakup beragam gaya, mulai dari trek bergaya penyanyi-penulis lagu dan folk hingga versi akustik dari lagu pop maupun karya musik klasik. Semuanya disatukan oleh karakter suara yang alami dan akustik, bukan oleh tempo atau mood tertentu.
Apakah musik akustik sama dengan musik folk?
Tidak juga, meskipun keduanya memiliki banyak kesamaan. Musik akustik mengacu pada jenis instrumen yang digunakan, seperti gitar akustik, piano, dan instrumen dawai, bukan pada gaya musik tertentu. Karena itu, musik akustik mencakup berbagai genre, mulai dari genre penyanyi-penulis lagu hingga musik klasik. Folk adalah genre musik spesifik yang memiliki ciri khas berupa lirik yang bercerita dan struktur melodi yang berakar pada tradisi. Genre ini umumnya, meskipun tidak selalu, dibawakan secara akustik. Itulah sebabnya istilah folk dan akustik sering kali digunakan secara bergantian.
Kalau kamu secara khusus mencari karakter melodi tradisional yang cocok untuk penyampaian cerita, telusuri trek-trek Indie Folk atau Folk Kontemporer kami.
Apa saja instrumen yang digunakan dalam musik akustik?
Musik akustik berfokus pada penggunaan instrumen akustik nonelektronik, yang biasanya meliputi gitar akustik, piano, dan upright bass. Untuk memperkaya tekstur musik, sering kali ditambahkan instrumen dawai, instrumen tiup logam, atau perkusi ringan. Karena instrumennya tidak diproses secara elektronik, produksi musik akustik biasanya mengandalkan teknik close miking dan suara alami ruangan, bukan efek audio yang kuat. Hasilnya adalah karakter suara hangat dan organik yang menjadi ciri khas genre ini.
Atmosfer seperti apa yang dihadirkan musik akustik bebas royalti ke dalam video saya?
Musik akustik bebas royalti memberikan suasana yang hangat, organik, dan alami pada video. Suara gitar, piano, dan instrumen dawai yang sederhana tanpa banyak pemrosesan menghadirkan sentuhan manusia yang membantu membangun hubungan emosional dengan pemirsa. Selain membantu membangun mood, katalog musik akustik bebas royalti juga menghemat waktu dan biaya. Satu langganan memberimu akses untuk menggunakan trek apa pun tanpa batas di berbagai proyek, tanpa perlu mengurus perizinan satu per satu.
Di mana saya bisa menemukan musik akustik bebas royalti?
Kamu bisa menemukan dan mengunduh musik akustik bebas royalti melalui Epidemic Sound, platform pemberian lisensi musik berbasis langganan yang menyediakan lebih dari 55.000 trek. Mulai gunakan musik akustik bebas royalti dengan empat langkah berikut:
- Mulai uji coba gratis
- Pilih paket langganan
- Hubungkan atau masukkan channel media sosialmu ke dalam daftar aman
- Unduh dan gunakan trek akustik mana pun dalam katalog
Trek yang kamu publikasikan selama masa langganan aktif akan tetap aman digunakan, bahkan setelah langganan dibatalkan.
Apakah musik akustik bebas royalti legal digunakan untuk proyek komersial, seperti video YouTube atau iklan?
Ya. Trek bebas royalti adalah trek yang dilisensikan untuk digunakan kembali tanpa harus membayar biaya tambahan untuk setiap penggunaan, tetapi tidak secara otomatis memberimu lisensi untuk setiap kasus penggunaan. Langganan Epidemic Sound memberikan manfaat lebih dengan mencakup lisensi penggunaan komersial untuk setiap trek akustik dalam katalog, termasuk di platform yang dimonetisasi, seperti YouTube dan iklan berbayar. Konten yang dipublikasikan selama masa langganan aktif akan tetap memiliki lisensi penggunaan, bahkan setelah langganan dibatalkan.